Persiapan sebelum mendaki gunung

Jangan Sampai Lupa 7 Persiapan Sebelum Mendaki Gunung ini !

Persiapan Sebelum Mendaki Gunung Sekarang banyak anak muda yang mulai memperdalam hoby naik gunung. Tetapi sebelum berusaha untuk mendaki, ada beberapa persiapan yang perlu disiapkan untuk beberapa pendaki pemula. Hal itu dibutuhkan untuk keselamatan dan keamanan pada pendaki sepanjang menelusuri alam.

Aktivitas ini bisa memberinya dampak rileksasi dan menurunkan stress hingga dapat membuat kita lebih berbahagia. Supaya imbas positif itu tidak terusik oleh resiko yang ada saat mendaki, tulis dan lihat beragam persiapan yang dibutuhkan sebelum mendaki dari hobitravelling.com ini, ya !

Persiapan sebelum mendaki gunung

1. Tetapkan Lokasi dan Tingkat Mendaki

Persiapan sebelum mendaki gunung yang pertama kali adalah menentukan lokasi dan tingkat kesulitan mendaki nya terlebih dahulu .

Ingat, jika tidak seluruhnya lajur hiking dibuat sama. Bila ini ialah peluang pertama Kamu untuk mendaki gunung, tidak boleh serakah dan langsung mencoba lokasi yang susah untuk diraih dengan tingkat kesusahan yang tinggi.

Pilih lokasi dengan lajur pendakian yang sesuai kekuatan Kamu. Ketahui lebih dahulu lajur pendakian dari lokasi yang Kamu tentukan dengan menanyakan atau membaca pembahasan pendakian. Disamping itu pikirkan waktu yang diperlukan untuk mendaki. Untuk latihan, Kamu dapat pilih lokasi yang dekat sama tempat rumah Kamu dan dapat dilakukan beberapa saat saja. Hingga Kamu tak perlu bawa tenda, pakaian tukar, atau beban yang lain.

2. Sendiri atau Dengan Rekan?

Apa Kamu akan Hiking dengan solo hiking atau mungkin dengan Teman-teman mu? Bagi banyak orang, mendaki gunung sendirian jadi satu pelarian untuk mencapai ketenangan batin. Tetapi, mendaki sendirian lebih beresiko bila terjadi suatu hal saat Kamu meleng dan keluar lajur. Supaya semakin aman, mengajak beberapa rekan untuk mendaki bersama.

3. Check lokasi dan cuaca

Persiapan sebelum mendaki gunung yang ketiga ini akan sangat memengaruhi kualitas Hiking mu. Penting untuk diketahui seperti apakah cuaca di lokasi pendakian hingga Kamu bisa menyiapkan dan mengganti rencana bila dibutuhkan. Kamu dapat mengecek cuaca di lokasi lewat perkiraan cuaca atau menanyakan ke penjaga pos pendakian atau pengawas di lokasi itu.

Check apa bakal ada kabut tebal, hujan besar khususnya badai petir, atau bahkan juga waspada letusan karena beberapa gunung di Indonesia sebagai gunung api yang masih aktif. Pemikiran itu dibutuhkan, apa pendakian perlu diteruskan atau tunda dan menanti cuaca lebih bagus. Resiko karena cuaca jelek saat pendakian bisa berpengaruh fatal dimulai dari salah jalan di perjalanan atau hipotermia, jadi seharusnya pendakian tidak dipaksa dan tiba kembali lain kali.

4. Beritahu Agenda Hikingmu ke Orang tua / Orang Terdekatmu

Kabari rekan dan keluarga di dalam rumah mengenai agenda perjalanan Kamu. Info kapan Kamu pergi, berapakah lama, siapa rekan yang turut mendaki, terhitung lokasi seharusnya dijumpai oleh minimal salah satunya bagian keluarga.

Sempatkan diri sebelum pergi untuk menerangkan perincian gagasan perjalanan Kamu. Hal ini penting sebagai mengantisipasi bila ada suatu hal yang kemungkinan terjadi diperjalanan.

5. Persiapkan Fisikmu dari jauh hari

Persiapan sebelum mendaki gunung yang paling penting adalah kualitas Fisik yang prima dan sehat, Jangan Muncak saat sedang sakit ya !, Naik gunung memerlukan fisik yang sempurna. Ini karena badan dapat membakar energi yang bukan main besarnya sepanjang mendaki lebih kurang 8 jam di tempat berlebihan. Disamping itu, olahraga ini simpan beragam resiko kesehatan yang harus Kamu cermati, dimulai dari hipotermia, mountain sickness, sampai edema paru.

Semua resiko ini dapat terjadi pada siapa, baik pendaki ulung atau pemula. Karena saat Kamu naik ke ketinggian lebih dari 2 ribu mtr. di permukaan laut, badan Kamu harus bisa beradaptasi dalam jumlah oksigen yang semakin tipis.

Untuk jamin kesehatan fisik Kamu mendekati hari naik gunung, Kamu perlu membuat kesetimbangan, elastisitas, dan kemampuan pada kaki dan otot punggung Kamu agar bisa melalui lajur dakian. Olahraga dapat menolong Kamu untuk memperkuat punggung dan pundak untuk bawa tas ransel gunung yang berat keseluruhannya dapat capai 18 kg.

6. Perhatikan Konsumsi Makananmu Sebelum Mendaki Gunung

Bila Kamu akan naik gunung dengan jalur yang cukup meletihkan, makan pagi bubur ayam saja pasti tidak cukup buat memberi Kamu energi yang diperlukan untuk mendaki kelak. Apa yang Kamu minum dan makan satu hari atau dua hari sebelum pendakian menjadi ketidaksamaan tipis di antara keberhasilan dan ketidakberhasilan. Konsumsi makanan benar-benar berperanan besar untuk menyiapkan energi yang Kamu perlukan sepanjang mendaki, sekaligus juga menahan peluang cidera.

Pakar diet tercatat Kate Scarlata, dikutip Boston Magazine menjelaskan makanan Persiapan naik gunung yang bagus semestinya memiliki kandungan tinggi protein dan karbohidrat. Misalkan bubur dengan kombinasi greek yogurt atau topping telur rebus, atau satu porsi nasi putih hangat dengan lauk daging opsi Kamu dan sayur. Ini ialah opsi makan pagi yang pintar sebelum mendaki gunung.

Bila Kamu masih lapar, lipat gandakan jatahnya (dari tipe makanan yang sama dengan yang Kamu makan barusan). Cemilan pisang atau jeruk sebelum dan sepanjang mendaki juga dianjurkan agar gantikan kandungan kalium yang lenyap saat Kamu berkeringat.

Minumlah minimum 2 ltr cairan (air, juice, susu, minuman olahraga) satu hari sebelum pendakian Kamu. Minum 1 ltr air putih atau minuman olahraga sebelum mulai mendaki. Mulai minum selekasnya sesudah Kamu bangkit dari tempat tidur pada hari itu.

7. Bawa Barang yang Diperlukan Saja

Persiapan sebelum mendaki gunung tentu saja adalah barang dan peralatan. Tidak perduli lokasi, waktu, atau tingkat kesusahan pendakian, Kamu harus bawa beberapa barang berikut ini diperjalanan Kamu.

  1. Peta dan kompas atau GPS
  2. Kotak P3K
  3. Filter air
  4. Tirai surya dan lotion anti serangga
  5. Pisau serbaguna
  6. Kabel nilon
  7. Senter (senter pegang atau senter kepala) plus baterai cadangan
  8. Kacamata hitam
  9. Korek api/pemantik api
  10. Cadangan makanan Terbagi dalam makan pagi, makan siang, dan makan malam setiap hari pendakian; cemilan di antara mendaki; cadangan air, dan perlengkapan masak dan peralatan makan (piring, mangkok, gelas, sendok) bila hiking lebih dari satu hari
  11. Baju cadangan Terbagi dalam susunan dasar (atas dan bawah), susunan tengah (isolasi hangat), dan susunan luar (jaket/padding mendaki); jas hujan; Kaus kaki ekstra; Topi dan sarung tangan; handuk kecil; Jauhi baju yang dengan bahan kapas, karena memerangkap keringat masih tetap dekat sama kulit Kamu
    Tempat berlindung (tenda/kantung tidur) — Bila hiking lebih satu hari
  12. Alas kaki yang pas untuk mendaki — Untuk pendakian singkat, sandal gunung atau sepatu olahraga biasa boleh-boleh saja dipakai. Tetapi untuk pendakian jarak jauh yang semakin lama, direferensikan untuk menggunakan sepatu boots khusus mendaki yang tawarkan semakin banyak support.
  13. Identitas diri Ktp atau tanda Pengenal lainya yang bisa mengidentitaskan dirimu
  14. Handphone atau radio 2 arah

Jangan membawa barang barang yang tidak perlu, ingat, kalian lah yang akan menanggung beban muatan barang bawaan sampai ke puncak. jadi pastikan seefektif mungkin ya !

Sebaiknya untuk mengkonsultasikan persiapan naik gunung yang Kamu targetkan, terutamanya untuk pemula, dengan rekan yang telah berpengalaman mendaki, ya sob !.

Kesimpulan

Nah, bagaimana sob? sudah siap untuk mendaki?, pastikan peralatan peralatan diatas jangan sampai lupa kamu bawa ya, karena itu adalah alat alat yang sangat penting dan paling vital untuk Persiapan sebelum mendaki gunung yang akan sangat membantu kamu saat hiking, Ingat ! apapun yang terjadi usahakan jangan terpencar dari rekan rekanmu.

Dan jika kamu solo Hiking jangan malu untuk bertanya kepada pendaki lain, Lebih baik bertanya daripada sesat dijalan. ya, itu saja dulu ya sob !. semoga artikel ini bisa membantu dan menjadi referensi kalian ketika akan Hiking nanti.

Dan Jangan lupa juga bagikan pengalaman Mendaki gunung kalian di kolom komentar bawah ya !

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *